“Arus Waktu di Dua Pulau: Nadi Sulawesi dan Nafas Di Bumi Jawa”
Selasa, 11 November 2025 Udara Enrekang siang itu terasa begitu berat, memikul kabut yang baru saja menyelimuti. Kenyataan yang tidak…
Refleksi Diri : Guru, yang diGUgu dan ditiRU
Dalam kajian fisika, bulan hanyalah benda mati yang tidak memiliki sumber cahaya. Bulan hanya mampu memancarkan terang karena berada di…
Menapaki Jejak Baru
Akhir Juni, di bawah langit Sukabumi yang mendung, Faiz resmi menuntaskan babak sarjananya di Institut Muslim Cendekia Sukabumi, atau yang…
Kembali Pulang Ke Rumah (bag.9)
Pagi itu, fajar baru saja menyingsing di ufuk timur, memancarkan cahaya keemasan di atas kampus STIBA Arraayah Sukabumi, kini dikenal…
Perjalanan Keluarga Menyelami Cita dan Asa (bag.8)
Alhamdulillah, acara wisuda selesai menjelang waktu dhuhur, namun cuaca di Puncak Bogor justru mendung dan rintik-rintik hujan sudah mulai turun.…
Generasi Qur’ani : Pelita Peradaban dari Lembah Keberkahan (bag.7)
Adzan subuh menggema dan suaranya menyelusup di antara cluster dan kamar penginapan. Kami bergegas menyiapkan diri menunaikan kewajiban sebagai hamba.…
Menanti di Antara Pesona Cisarua dan Senja di Garbella (bag.6)
Deru lembut mesin Toyota Agya membelah pagi Bogor yang masih dingin, membawa kami menjauh dari Masjid Alumni IPB, menembus kabut…
Seuntai Kisah di Jalan Raya: Yogyakarta-Bogor (bag.5)
Mentari Yogyakarta belum sepenuhnya meninggi saat jemariku merengkuh kotak-kotak Bakpia Pathok 25, oleh-oleh khas yang harumnya seolah mengabadikan jejak kenangan.…
Jejak Rasa dan Senyum di Kota Gudeg (bag.4)
Deru kereta berhenti perlahan, melontarkan gema di Stasiun Lempuyangan. Jam menunjukkan pukul sebelas siang ketika kakiku menjejak peron, menandakan kedatangan…
Senandung Perjalanan Kereta Api Nganjuk – Yogya (bag.3)
Desiran angin pagi masih menyisakan dingin yang menusuk, namun hati kami telah hangat oleh janji sebuah perjalanan. Rencana awal kami…










