Membuat Buku

Byadmin

Jan 3, 2022

Membuat buku pada saat ini lebih mudah dibanding zaman dahulu. Perjuangan terdahulu membuat buku, penulis membuat naskah menggunakan mesin ketik manual, mendokumentasikan dengan media kertas, kemudian melakukan editing dan mengetik ulang naskah untuk perbaikan kemudian membawa ke penerbit. Selanjutnya fasilitas menggunakan dari komputer sederhana berkembang menggunakan laptop dengan jaringan internet dan fasilitas yang lebih lengkap. Sehingga membuat buku sekarang hampir tidak ada kesulitan yang berarti, apalagi banyak jasa penerbitan sekaligus editing yang bisa menjadi pilihan seorang penulis membuat buku

Langkah-langkah membuat sebuah buku menjadi beberapa bagian, yaitu pra penulisan, penulisan buku, penerbitan dan pemasaran.

A. Pra Penulisan

1. Mencari Inspirasi

Sumber inspirasi adalah hal-hal melatarbelakangi kita menulis buku atau artikel. Menulis buku tidak berbeda dengan menulis artikel kecuali panjang pendeknya tulisan. Beberapa hal yang dapat menjadi inspirasi dalam menulis, yaitu:

a. Membaca Kitab rujukan (Al Qur’an-Hadits)

Rutinitas keseharian salah satunya membaca Al Qur’an mungkin hal yang biasa dilakukan tetapi suatu saat mendapatkan sebuah ayat yang menggugah sehingga mendapatkan energi, termotivasi atau mendapatkan  pemahaman baru maka bisa dijadikan bahan sebuah tulisan. Contoh: Setelah membaca QS Al Fatehah menginspirasi membuat buku dengan judul 7 habits dari Al Qur’an 

b. Perenungan kita sendiri

Merenungkan perjalanan hidup dan hikmahnya bisa menjadi sumber inspirasi dalam menulis buku. Demikian juga kegiatan kita sehari-hari adalah yang paling dekat atau paling mudah dijadikan sumber inspirasi. Contohnya adalah buku berjudul Daun-Daun Berserakan’ adalah perenungan hikmah keseharian

c. Kondisi Diri Sendiri.

Orang merasakan bahagia bisa menjadi sumber inspirasi menuliskan bahagia. Ada orang depresi mampu menuliskan buku bagaimana bangkit dari keterpurukan atau depresi. Keterbatasan diri bisa menjadi sumber inspirasi dalam menulsi sebuah buku. Contoh buku berjudul No One Perfect oleh Hirotaka yang lahir tanpa tangan dan kaki

d. Hobi

Apapun hobi seseorang bisa menjadi sumber inspirasi dan dikembangkan menjadi sebuah tulisan yang sehingga menginspirasi orang lain. Hobi dituliskan memberikan motivasi, semangat kepada orang lain untuk melakukan hal yang bermanfaat melalui hobinya.

e. Kejadian Nyata

Melihat kejadian nyata atau peristiwa-peristiwa disekitar kita bisa menjadi inspirasi dalam menulis sebuah buku, misal bencana alam, musibah

f. Catatan Perjalanan

Perjalanan yang luar biasa berkesan bisa menjadi sumber inspirasi tersendiri akan terasa lebih mudah menuliskannya menjadi sebuah buku, misal catatan perjalanan Haji dan Umrah

g. Orang Lain

Ide, gagasan atau tulisan orang lain yang tertuang dalam bentuk artikel atau buku yang kita dibaca kemudian ada keinginan memberikan catatan, menambah atau mungkin membantah bisa diwujudkan melalui  tulisan. Bisa membuat tulisan tersendiri atau dengan kerangka tulisan yang berbeda. Zulkarnain menulis buku berjudul Rubahlah Hidupmu menginspirasi  Muhammad Qutub membuat buku dengan judul Jadid Hayatan (Perbarui Hidupmu) dengan melengkapi ayat, Hadits dan pendapat ulama sehingga kerangka penulisan lebih islami

h. Idealisme

Kenyataan yang kita lihat di sekitar dan tidak sesuai dengan harapan, cita-cita, keinginan, dan pendangan ideal pribadi maka bisa menjadi inspirasi dalam menulis. Tulisan bisa berisi hal yang diharapkan atau mengajak bagaimana seharusnya sesuatu dikelola. Contoh penulis di Yogya membuat sebuah buku dengan judul Bangun Kampung Yogya.

 2. Meluruskan Motivasi

Motivasi dalam menulis bisa beragam tergantung sang penulis. Meluruskan motivasi dan niat dalam menulis sebagai sarana ibadah maka  insyaallah akan dipermudah menulis karena kita nyaman dan terbebas dari beban menulis seperti mendapat pujian, menjadi populer, atau terkenal

3. Menetapkan Tujuan

Menulis buku adalah untuk sebuah tujuan. Ada beberapa tujuan sehingga seseorang membuat buku sehingga perlu sebelum menulis perlu ditetapkan apa tujuannya.

 4. Memilih Segmen Pembaca

Buku yang akan ditulis harus jelas dibuat untuk segmen pembacanya karena masing-masing segmen akan disesuaikan pendekatannya dengan menggunakan gaya bahasa, pilihan kosa kata, layout dan cover yang berbeda. Segmen menjadi sangat penting dalam membentuk sebuah tulisan apakah kalangan remaja, dewasa, atau kalangan profesi tertentu.

 5. Menentukan Tema

Setelah mendapatkan inspirasi, meluruskan motivasi, menetapkan tujuan, jelas segmen pembaca maka langkah selanjutnya menentukan tema. Tema beragam, tanpa batas maka dalam menulis perlu menentukan tema

B. Penulisan Buku

1. Pengumpulan Bahan

Tulisan-tulisan dalam bentuk artikel-artikel yang pernah dimuat di koran-koran, web, majalah atau  blog dikumpulkan dalam sebuah file. Selanjutnya bisa dikumpulkan berdasarkan tema-tema tertentu  dan dapat menjadi referensi dalam menulis

2. Membuat Outline

Outline berfungsi memberikan batasan dari tema yang dipilih sehingga menjadi sistematis dan memudahkan menulis, tidak melebar kemana-mana sehingga membingungkan dalam menulis. Jadi membuat outline diperlukan bila tulisan kita membutuhkan pembahasan-pembahasan. Berbeda dengan kumpulan tulisan hikmah, maka setelah bahan terkumpul tinggal ditentukan urutannya

3. Memulai Menulis

Dengan bahan yang sudah terkumpul atau dimiliki maka berdasarkan outline maka bisa memulai menulis. Apabila tidak memiliki bahan sama sekali maka berdasarkan outline mulailah menulis dari bagian yang paling mudah, bisa dari awal, tengah atau daftar pustaka yang berada di akhir

4. Melakukan Editing

Pemeriksaan akhir setelah selesai menulis berdasar outline adalah editing. Yang terpenting dilakukan penulis adalah editing isi yang berisi pesan-pesan yang ingin disampaikan karena isi atau pesan menggambarkan jatidiri buku. Proses editing dilakukan juga oleh Tim Editing bila buku akan diterbitkan oleh penerbit

5. Menentukan Judul

Judul bisa dibuat saat awal mulai menulis, saat proses atau di akhir. Mempertimbangkan pentingnya sebuah judul maka judul bisa dilakukan pada langkah akhir. Mencari inspirasi membuat judul yang menarik, adalah mendatangi toko buku dan membaca judul-judul buku best seller atau ke perpustakaan membaca judul buku-buku terkenal. Melakukan survei juga cara untuk membuat judul yang menarik hanya memerlukan biaya.

6. Membuat Cover

Dua hal yang dilihat pembaca pertama kali pada buku yaitu melihat judul buku dan cover. Bagi penulis pemula maka harus memperhatikan 2 hal tersebut yaitu membuat judul dan cover buku yang menarik. Membuat cover menyangkut perwajahan, warna buku, tipe dan warna huruf,  hiasan dan kemasan. Membuat cover yang menarik juga bisa belajar dari buku-buku best seller. Bagi penulis terkenal yang sudah memiliki pembaca fanatik maka mereka tidak terlalu peduli dengan judul dan cover sepanjang yang menulis idolanya

One thought on “Membuat Buku”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *